Search

Yuliani Lakoni Kehidupan Jadi Tukang Kupas Kelapa Demi Memenuhi Kebutuhan Keluarga



Padang Pariaman,- Yuliani anak kedua dari keluarga miskin di Nagari Balah Aia timur Kecamatan Sungai Sariak Kabupaten Padang Pariaman hidup dari menerima upah mengupas kelapa. Hal ini dilakoninya semenjak sang ayah menderita stroke. Yuliani sejak kecil tidak pernah mengecap dunia pendidikan formal alias sekolah. Ia memulai aktifitas sehari harinya dengan mendorong gerobak yang dilengkapi alat-alat buat membantu dia mengupas kelapa.

Sejak usia 8 tahun, Yuliani sudah menjalani profesinya sebagai tukang kupas kelapa. Maklum, daerah Padang Pariaman memang terkenal sebagai sentra penghasil kelapa.

Baca Juga: Kementerian PUPR Telah Gelontorkan Rp 369,5 Milyar Untuk Penanganan Abrasi di Pessel

Karena sudah berpengalaman, ia terlihat sangat cekatan memisahkan sabut kelapa dari batoknya. Dari pekerjaannya ini, Yuliani bisa mendapat upah hingga Rp 60 ribu perhari.

Usai bekerja mengupas kelapa, ia kembali kerumah untuk membantu kedua orang tuanya. Ibunya Mariaji dan ayahnya Zakirman hanya mengandalkan pendapatan yang tak seberapa dari membuat sarang ketupat.

Demi bisa menyekolahkan adiknya, Yuliani rela tak merasakan bangku sekolah. Selain itu, ia juga harus membantu ekonomi keluarga, karena ayahnya sudah lama menderita strok ringan.

Sejak umur 8 tahun sudah menjalaninya. Saya tak apa ndak sekolah, yang penting adik bisa sekolah, kata Yuliani, gadis tukang kupas kelapa

Keluarga miskin yang terdiri dari bapak, ibu dan lima orang anak ini, tinggal di rumah yang tak layak huni. Lantai tanah, dinding terpal dan atapnya pun bocor. Mereka sering mengalami kebanjiran jika hujan lebat datang.

Anak lima, hanya satu orang yang sekolah, untuk makan saja susah, kata Mariaji, ibu dari Yuliani.

Baca Juga: Tanam Perdana Demplot Tanaman Sayur Desa Padang Birik-Birik

Karena pemerintah Padang Pariaman tidak berpihak kepadanya, Yuliani dan keluarganya harus menjalani kehidupan yang memprihatinkan ini, puluhan tahun lamanya. Mereka hanya berharap ada orang yang peduli, agar mereka bisa menjalani kehidupan yang lebih layak.(Eki Rafki/topikini.com)

Telah Tayang Di Topikini.com dengan judul: Demi Keluarga, Gadis 25 Tahun Jadi Tukang Kupas Kelapa di Padang Pariaman