Kodim 0306/50 Kota Bangun Huntara di Gunuang Omeh, Satu Bulan Berjalan
Lima Puluh Kota — Kodim 0306/50 Kota melaksanakan Karya Bhakti TNI berupa pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana alam di Jorong Aia Angek, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Kegiatan tersebut merupakan implementasi Undang-Undang TNI Nomor 3 Tahun 2025 tentang Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Pelaksanaan pembangunan Huntara saat ini telah memasuki satu bulan sejak dimulai pada pertengahan Desember 2025 lalu. Progres pembangunan terus berjalan dengan melibatkan sinergi lintas satuan TNI dan unsur pemerintah daerah guna mempercepat pemulihan pascabencana bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal.
Personel yang terlibat dalam kegiatan Karya Bhakti ini terdiri dari personel Kodim 0306/50 Kota, personel Yonif 131/BRS yang dipimpin Letda Ckm Dedy Ayanda, personel Denzipur 2/PS di bawah pimpinan Serma Afrizal, serta dukungan dari BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota yang dipimpin Pj Ramadino.
Adapun pelaksanaan teknis di lapangan dipimpin langsung oleh Perwira Seksi Kodim 0306/50 Kota, Kapten Inf Silsuandi.
Kegiatan Karya Bhakti difokuskan pada sejumlah pekerjaan utama, antara lain pemasangan rangka baja ringan, pekerjaan pengecoran, cut and fill untuk penyesuaian kontur tanah, serta pendistribusian material bangunan ke lokasi pembangunan Huntara.
Pembangunan Huntara ini bertujuan menyediakan hunian sementara yang layak dan aman bagi masyarakat terdampak bencana alam di wilayah Gunuang Omeh, sekaligus menjadi wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial TNI dalam membantu percepatan pemulihan kondisi sosial dan ekonomi warga pascabencana.
Kepala Jorong Aia Angek, Fakhrul Rozi, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada TNI, khususnya Kodim 0306/50 Kota, atas dedikasi dan kerja keras dalam mewujudkan Huntara bagi warga terdampak bencana.
“Kami sangat berterima kasih kepada Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf Ucok Namara, S.I.P., beserta seluruh jajaran TNI yang telah membantu membangun Huntara bagi masyarakat kami. Kehadiran Huntara ini sangat berarti bagi warga yang kehilangan tempat tinggal,” ujar Fakhrul Rozi, baru-baru ini.
Melalui kerja sama dan sinergi lintas satuan ini, diharapkan pembangunan Huntara dapat segera rampung dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan, sehingga kehidupan warga terdampak bencana dapat kembali berjalan secara bertahap. (FS)
