HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Keluarga Korban Harap Kasus Kematian Buk Guru Lidia Diusut Tuntas, Anak Korban Minta Jika Perlu Dilimpahkan ke Polda

LIMA PULUH KOTA — Penyelidikan kasus kematian pensiunan guru, Buk Guru Lidia, yang ditemukan meninggal dunia di halaman rumahnya di Jorong Talago, Kenagarian VII Koto Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota, terus berlanjut. Hingga kini, Polres 50 Kota masih mendalami perkara tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi yang jumlahnya terus bertambah.

Di tengah proses penyelidikan yang masih berjalan, pihak keluarga korban menyampaikan harapan besar agar kasus ini dapat diungkap secara terang dan adil. Anak kandung korban, Adif, menyatakan permohonan mendalam kepada aparat penegak hukum agar bekerja maksimal dalam mengungkap fakta di balik kematian ibunya.

“Kami sebagai keluarga sangat berharap kasus ini benar-benar diusut sampai tuntas. Kami hanya ingin kejelasan dan keadilan atas apa yang menimpa ibu kami,” ujar Adif kepada wartawan, Kamis (1/1/2026).

Adif menegaskan, pihak keluarga tidak bermaksud mencampuri proses hukum, namun berharap penyelidikan dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa keraguan. Ia juga menyatakan kesiapan keluarga jika memang diperlukan dukungan tambahan dalam penanganan perkara tersebut.

“Kalau memang butuh back up atau penguatan penyelidikan, kami sangat berharap kasus ini bisa dilimpahkan ke Polda. Kalau itu memang perlu untuk mempercepat dan memperjelas pengungkapan kasus, kami sangat mendukung,” tegasnya.

Menurut Adif, pelimpahan penanganan perkara ke tingkat yang lebih tinggi dinilai penting agar seluruh fakta dapat diungkap secara menyeluruh, sekaligus menghindari berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Sementara itu, pihak kepolisian melalui konferensi pers sebelumnya menyampaikan bahwa proses penyelidikan masih terus dilakukan dengan memeriksa saksi-saksi serta mendalami sejumlah barang bukti. Hingga saat ini, belum ada penetapan tersangka, dan polisi masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab kematian korban.

Keluarga korban berharap aparat penegak hukum dapat segera memberikan kepastian hukum, sehingga kebenaran atas peristiwa tersebut dapat terungkap dan memberikan rasa keadilan, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat luas. (FS)