Search

Ganja Temuan Babinsa Diserahkan Ke Polres Limapuluh Kota

Limapuluh Kota,- Sebanyak 19 batang ganja yang ditemukan anggota Koramil 06/Guguak di rumah warga Jorong Padang Baru, Nagari Mungka, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota pada Minggu (29/10/2023) sekitar pukul 11.30 WIB, akhirnya diserahkan kepada penyidik Polres Limapuluh Kota.

Penyerahan barang bukti temuan narkotika itu berlangsung di Markas Koramil 06/Guguak. Tepatnya di kawasan Danguang-Danguang, Jorong Ketinggian, Nagari  Guguak, Keamatan. Guguak, Senin (30/10/2023) pukul 11.20 WIB.

"Benar. Sebanyak 19 batang ganja yang ditemukan anggota Koramil 06/Guguak di rumah seorang warga Jorong Pasang Baru, Mungka, sudah diserahkan ke Polres Limapuluh Kota, untuk penyelidikan lebih lanjut," kata Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf Adri Asmara Yudha, didampingi Danramil 06/Guguak Kapten CZI Alseprizal kepada wartawan.  Saat penyerahan tanaman ganja tersebut, 

Kapten CZI Alseprizal didampingi 5  anggota Koramil atau Babinsa yang bertugas di Kecamatan Guguak dan Kecamatan Mungka. Selain itu, juga ikut mendampingi,  Danunit lntel Kodim 0306/50 Kota Letda Inf Ifnusril bersama 3 anggota Unit Intel Kodim 0306/50 Kota.

Sedangkan dari Polres Limapuluh Kota, hadir menerima barang bukti temuan tanaman ganja itu KBO Satnarkoba Ipda Jasmon dan Kanit Narkoba Aipda Doni A. Mereka didampingi,

Kapolsek Guguk AKP Aurman SH MH, Kasat Intel Polres Limapuluh Kota Iptu Andhika, dan anggota Intel Polsek Guguak Bripka Nicky.

"Penyerahan barang bukti temuan ganja ini, juga dihadiri Kepala Jorong Padang Baru, Nagari Mungka Yogi Aldi Rasandi. Adapun barang bukti yang diserahkan adalah 8 polybag tanaman ganja dengan ukuran setinggi 40 cm  dan 11 polybag tanama ganja dengan ukuran setinggi 10 centimeter. Kemudian, juga diserahkan satu paket ganja kering," kata Kapten CZI Alseprizal.

"Penyerahan barang bukti penemuan tanaman ganja dalam polybag ini tertulis dalam berita acara penyerahan. Untuk saat ini, pemilik rumah tempat tanaman ganja itu ditemukan, atas bama Ade Yusrizal, sampai hari ini belum diketahui keberadaannya," kata Kapten CZI Alseprizal. (*)