Search

Info Terbaru Penanganan Covid-19 Di Sumbar

Padang,-Total sampai hari ini telah 1.349 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 13 orang warga sumbar positif terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 8 orang, sehingga total sembuh 896 orang dan meninggal bertambah 2 orang, sehingga total meninggal 40 orang.

Baca Juga: LP3ES Sebarkan Semangat Demokrasi ke Penjuru Daerah Indonesia

Spesimen sampai hari ini:

Jumlah Spesimen Diperiksa: 90.083
Jumlah Orang Diperiksa: 78.647

Positivity Rate (PR): 1,71%.
Total 1.349 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat dengan rincian:
Dirawat di berbagai rumah sakit 137 orang (10,2%)
Isolasi mandiri 229 orang (17,0%)
Isolasi daerah 8 orang (0,6%)
Isolasi BPSDM 39 orang (2,9%)
Meninggal dunia 40 orang (3,0%)
Sembuh 896 orang (66,4%)
Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc melaporkan bahwa dari 2.264 sample (Lab Fakultas Kedokteran UNAND 2120 spesimen dan Lab Veterenir Baso Agam 144 spesimen), terkonfirmasi tambahan 13 (tiga belas) orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19, kesembuhan pasien covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 8 orang.
Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 13 orang yaitu:
  1. Kabupaten Padang Pariaman 1 orang
  2. Kota Padang 5 orang.
  3. Kota Payakumbuah 1 orang.
  4. Kota Bukittinggi 4 orang.
  5. Kabupaten Agam 2 orang.
Berikut rinciannya:

Kabupaten Padang Pariaman
  1.  Pria 29 th, warga Parik Malintang, pekerjaan Polri, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
Kota Padang
  1. Wanita 23 th, warga Simpang Haru, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  2. Wanita 60 th, warga Simpang Haru, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  3. Pria 56 th, warga Gunuang Pangilun, pekerjaan Polri, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  4. Wanita 21 th, warga Pisang, status ex mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  5. Pria 51 th, warga Pisang, pekerjaan swasta, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
 Kota Payakumbuah
  1. Wanita 38 th, warga Tanah Mati, pekerjaan pegawai, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
 Kota Bukittinggi
  1.  Wanita 36 th, warga Gulai Bancah, pekerjaan TU, diduga terpapar dari pekerjaan (hasil survei), penanganan isolasi mandiri sementara.
  2. Wanita 51 th, warga Guguak Panjang, status IRT, diduga terpapar dari aktivitas keluarga, penanganan isolasi mandiri sementara.
  3. Wanita 85 th, warga Guguak Panjang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, status meninggal dunia.
  4. Wanita 10 th, warga Kayu Kubu, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
Kabupaten Agam
  1. Wanita 61 th, warga Banuhampu, status IRT, diduga terpapar dari riwayat pengobatan di rumah sakit, status meninggal dunia.
  2. Wanita 38 th, warga Padang Lua, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat di RSUD Achmad Mochtar.

Pasien sembuh sebanyak 8 orang dengan rincian:
  1. Balita (perempuan) 3 th, warga Kubu Dalam Parak Karakah, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUP Dr. M. Djamil.
  2. Wanita 59 th, warga Kubu Dalam Parak Karakah, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUP Dr. M. Djamil.
  3. Anak-anak (perempuan) 8 th, warga Kubu Dalam Parak Karakah, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUP Dr. M. Djamil.
  4. Anak-anak (laki-laki) 5 th, warga Kubu Dalam Parak Karakah, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUP Dr. M. Djamil.
  5. Wanita 33 th, warga Kubu Dalam Parak Karakah, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUP Dr. M. Djamil.
  6. Pria 22 th, warga Kampuang Kalawi, status mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Padang.
  7. Pria 29 th, warga Banda Buek, pekerjaan swasta, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien Dinkes Padang.
  8. Pria 58 th, warga IV Koto Kab. Agam, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Achmad Mochtar.
Meninggal dunia sebanyak 2 orang dengan rincian:
  1. Wanita 61 th, warga Banuhampu, status IRT, diduga terpapar dari riwayat pengobatan di rumah sakit, pasien RSUP Dr. M. Djamil.
  2. Wanita 85 th, warga Guguak Panjang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Achmad Mochtar.
Berikut perkembangan Covid-19 di Sumbar, Minggu 16 Agustus 2020 pukul 12.00 WIB.
Kasus Suspek dengan total 374 orang.
Dirawat sebanyak 15 orang.
Isolasi mandiri sebanyak 359 orang.

Berikut rincian persentase meninggal dan sembuh per Kabupaten Kota, kondisi Minggu 16 Agustus 2020:

1. Kab. Limopuluah Kota (Kategori Kuning)
Total positif 15 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 15 orang (100%)

2. Kab. Solok Selatan (Kategori Hijau)
Total positif 9 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 9 orang (100%)

3. Kab. Kepulauan Mentawai (Kategori Hijau)
Total positif 8 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 8 orang (100%)

4. Kab. Pasaman (Kategori Hijau)
Total positif 5 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 5 orang (100%)

5. Kab. Dharmasraya (Kategori Kuning)
Total positif 34 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 32 orang (94,1%)

6. Kab. Sijunjuang (Kategori Kuning)
Total positif 12 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 11 orang (91,7%) 

7. Kota Payakumbuh (Kategori Kuning)
Total positif 25 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 22 orang (88%)

8. Kota Padang Panjang (Kategori Kuning)
Total positif  38 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 32 orang (84,2%)

9. Kota Padang (Kategori Orange)
Total positif 869 orang.
Meninggal 29 orang (3,3%)
Sembuh 623 orang (71,7%)

10. Kab. Padang Pariaman (Kategori Kuning)
Total positif 36 orang.
Meninggal 1 orang (2,8%)
Sembuh 23 orang (63,9%)

11. Kab. Pesisir Selatan (Kategori Kuning)
Total positif 31 orang.
Meninggal 1 orang (3,2%)
Sembuh 18 orang (58,1%)

12. Kab. Agam (Kategori Kuning)
Total positif 58 orang.
Meninggal 2 orang (3,4%)
Sembuh 31 orang (53,4%)

13. Kota Bukittinggi (Kategori Kuning)
Total positif 37 orang.
Meninggal 2 orang (5,4%)
Sembuh 17 orang (45,9%)

14. Kota Sawahlunto (Kategori Kuning)
Total positif 21 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 10 orang (38,5%)

15. Kota Pariaman (Kategori Kuning)
Total positif 8 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 3 orang (37,5%)

16. Kab. Pasaman Barat (Kategori Kuning)
Total positif 6 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 2 orang (33,3%)

17. Kab. Tanah Datar (Kategori Kuning)
Total positif 46 orang.
Meninggal 2 orang (4,3%)
Sembuh 13 orang (28,3%)

18. Kota Solok (Kategori Orange)
Total positif 56 orang.
Meninggal 0 orang (0%)
Sembuh 14 orang (25%)

19. Kabupaten Solok (Kategori Orange)
Total positif 35 orang.
Meninggal 3 orang (8,6%)
Sembuh 8 orang (22,9%)

Dari 19 Kabupaten Kota Se Sumatera Barat, setelah 23 Minggu masa status tanggap darurat pandemi Covid-19 diberlakukan, kategori daerah berdasarkan zona adalah:

Zona Orange : (3 Kabupaten Kota) Kabupaten Solok, Kota Solok, Kota Padang.

Zona Kuning: (13 Kab Kota) Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kota Payakumbuh, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agam, Kabupaten 50 Kota, Kota Sawahlunto, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Pasaman Barat.

Zona Hijau: (3 Kab Kota) Kabupaten Pasaman, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Solok Selatan.

Tetaplah jaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Semoga wabah pandemi covid-19 segera berakhir. Aamiin.
Terima kasih.               


Jasman Rizal
Kepala Dinas Kominfo Prov. Sumbar selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar