TMMD ke-129 Tak Hanya Bangun Jalan, Puluhan Program Pemberdayaan Warga Berjalan Serentak di Buluh Kasok
Limapuluh Kota –SalingkaLuak,com,- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0306/50 Kota di Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur. Sejumlah program pemberdayaan masyarakat yang menyentuh berbagai sektor juga berjalan beriringan, menjadikan TMMD sebagai upaya terpadu untuk meningkatkan kualitas hidup warga.
Memasuki pelaksanaan kegiatan pada Jumat (31/7), berbagai program nonfisik terus digencarkan bersamaan dengan pembangunan fisik yang masih berlangsung. Langkah ini menunjukkan bahwa TMMD tidak hanya menghadirkan akses jalan yang lebih baik, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat melalui edukasi, pelayanan sosial, hingga peningkatan kesejahteraan.
Di sektor fisik, pembukaan badan jalan sepanjang 2.700 meter dengan lebar tujuh meter telah mencapai progres 75 persen. Pekerjaan penurunan elevasi jalan sepanjang 400 meter dan pemasangan lima titik gorong-gorong bahkan telah selesai seluruhnya. Sementara itu, pemasangan batu pada badan jalan terus dikebut dengan capaian 75,5 persen, disusul pembangunan tujuh unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang kini mencapai 74 persen.
Di sisi lain, pembangunan Tugu TMMD memasuki tahap penyelesaian dengan progres 43 persen, sedangkan pengerasan jalan menggunakan material sirtu akan menjadi tahapan pekerjaan berikutnya.
Keberhasilan TMMD juga terlihat dari berbagai program tambahan yang telah dirasakan langsung masyarakat. Program ketahanan pangan seluas satu hektare telah selesai sepenuhnya. Begitu pula kegiatan pembagian paket makanan bagi penderita stunting, penanaman pohon, gotong royong membersihkan lingkungan, pembagian sembako, pelayanan kesehatan gratis, hingga bazar murah yang seluruhnya telah terlaksana 100 persen.
Program TNI Manunggal Air Bersih juga terus menunjukkan perkembangan dengan progres mencapai 58 persen dan diharapkan segera memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
Pada bidang nonfisik, Satgas TMMD bersama berbagai instansi telah melaksanakan beragam penyuluhan, mulai dari kesehatan lingkungan, wawasan kebangsaan dan bela negara, keluarga berencana, mitigasi bencana, ketahanan pangan, keagamaan, komunikasi dan informatika, perikanan, pertanian dan hortikultura, penyuluhan hukum, hingga kegiatan donor darah.
Sejumlah agenda edukasi lainnya dari Kesbangpol, Polres, Perpustakaan, BNN, dan Dinas Peternakan juga telah disiapkan untuk melengkapi rangkaian kegiatan TMMD hingga program berakhir.
Seluruh kegiatan pada hari itu didukung cuaca cerah sehingga pelaksanaan di lapangan berlangsung lancar. Sebanyak 121 personel yang terdiri dari 110 prajurit TNI, lima anggota Polri, serta enam warga bergotong royong menyukseskan setiap sasaran kegiatan.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, TMMD ke-129 menjadi bukti bahwa pembangunan desa tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga lewat peningkatan pengetahuan, kesehatan, dan kemandirian masyarakat sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.(Harika)
.jpeg)