HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Irmaizar Datuk Rajo Mangkuto: Penguatan Koperasi dan UMKM Jadi Kunci Menggerakkan Ekonomi Rakyat

 


Payakumbuh,Salingkaluak.com,– Ketua DPD Partai NasDem Kota Payakumbuh sekaligus Anggota DPRD Kota Payakumbuh, Irmaizar Datuk Rajo Mangkuto, menegaskan bahwa penguatan koperasi, UMKM, kelompok tani, dan nelayan merupakan salah satu kunci dalam menggerakkan kembali ekonomi masyarakat yang saat ini masih menghadapi berbagai tantangan.

Menurutnya, kondisi ekonomi yang lesu tidak cukup hanya disikapi melalui evaluasi kebijakan, tetapi harus diikuti dengan langkah-langkah konkret yang mampu menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat.

"Saat ini banyak pelaku UMKM, pedagang, petani, nelayan, dan masyarakat yang merasakan dampak menurunnya daya beli. Karena itu, kita membutuhkan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari peningkatan kapasitas usaha, akses pemasaran, pendampingan, hingga penguatan kelembagaan ekonomi," ujar Irmaizar Datuk Rajo Mangkuto.

Sebagai wujud komitmen dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, DPW Partai NasDem Sumatera Barat menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Koperasi melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Nanda Satria, S.IP., yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPW Partai NasDem Sumatera Barat.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 26–27 Juni 2026 di The Axana Hotel Padang, Jalan Bundo Kanduang No. 14–16, Kampung Pondok, Kota Padang, tersebut dibuka secara resmi oleh Nanda Satria, S.IP. dan diikuti sekitar 70 peserta yang merupakan perwakilan kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.



Dalam sambutannya, Nanda Satria menekankan bahwa koperasi harus mampu menjadi pilar ekonomi kerakyatan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia, tata kelola organisasi yang baik, serta pemanfaatan teknologi menjadi faktor penting agar koperasi semakin profesional, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

Irmaizar Datuk Rajo Mangkuto menyampaikan apresiasi kepada Nanda Satria atas komitmennya memperjuangkan program pemberdayaan masyarakat melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir).

"Kami mengapresiasi Bapak Nanda Satria yang telah memperjuangkan sekaligus membuka langsung kegiatan ini. Di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan, masyarakat membutuhkan program yang tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan mengembangkan usaha secara mandiri," katanya.

Irmaizar menjelaskan bahwa meskipun tidak dapat menghadiri kegiatan tersebut secara langsung karena adanya agenda kedinasan, DPD Partai NasDem Kota Payakumbuh mengutus tiga peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian Bimtek, yaitu Rino Cimpleder, pengurus DPD Partai NasDem Kota Payakumbuh, serta Erwan Bsc dan Dinul Haq, S.Pd., yang merupakan pengurus Koperasi Unit Desa (KUD) Setia Murni.

Menurutnya, keikutsertaan ketiga peserta tersebut merupakan bagian dari komitmen DPD Partai NasDem Kota Payakumbuh dalam mendorong lahirnya sumber daya manusia yang memiliki kapasitas dan kompetensi dalam mengembangkan koperasi sebagai salah satu penggerak ekonomi kerakyatan.

"Kami berharap ilmu, pengalaman, dan jaringan yang diperoleh selama Bimtek dapat dibawa pulang dan diterapkan di Kota Payakumbuh. Dengan demikian, koperasi akan semakin profesional, mampu berkembang, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggotanya maupun masyarakat," ujarnya.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi dari para narasumber yang memiliki kompetensi di bidangnya, yaitu Asril, S.E., Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, dengan materi "Peran Legislatif dalam Mendukung Pengembangan Koperasi di Sumatera Barat"; Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat dengan materi "Upaya dan Kebijakan Pemerintah dalam Pemberdayaan Koperasi"; Sepris Yonaldi, S.E., M.M. dengan materi "Penyusunan Proposal Bisnis Koperasi"; Fhajri Arye Gemilang dengan materi "Motivasi dan Mindset Bisnis pada Koperasi"; serta Dr. Haris Satria dengan materi "Digitalisasi Administrasi bagi Koperasi."

Irmaizar menilai materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan koperasi saat ini, terutama dalam meningkatkan profesionalisme pengelolaan, memperkuat tata kelola organisasi, memperluas akses usaha, serta mendorong koperasi agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

"NasDem ingin menjadi bagian dari solusi. Kehadiran partai harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tidak hanya dalam fungsi politik, tetapi juga melalui program-program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat," tegasnya.

Ia berharap seluruh peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk memperkuat koperasi dan mengembangkan UMKM di daerah masing-masing.

"Harapan kita, kegiatan ini mampu melahirkan koperasi yang semakin profesional, pelaku UMKM yang semakin berkembang, serta mendorong tumbuhnya ekonomi kerakyatan yang kuat dan berdaya saing. Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat di Sumatera Barat dapat terus meningkat," pungkasnya.

DPD Partai NasDem Kota Payakumbuh akan terus mendorong lahirnya program-program pemberdayaan yang berpihak kepada ekonomi kerakyatan, karena kesejahteraan masyarakat harus menjadi tujuan utama setiap kebijakan pembangunan.(Rika)