HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Dipimpin Dandim 0307/TD, Pemakamam Peltu (Purn) Sardi Berlangsung Penuh Haru

 


Tanah Datar, Salingkaluak.com – Langit pagi di Jorong Bukitgombak, Nagari Baringin, Minggu (30/6/2026) tampak teduh. Di sebuah pemakaman keluarga, isak tangis dan haru bercampur dengan khidmatnya prosesi militer, mengantar kepergian salah satu putra terbaik bangsa: Peltu (Purn) Sardi. Komandan Kodim 0307/Tanah Datar, Letkol Arm Hendriyana, S.Sos., M.M., hadir langsung memimpin upacara pemakaman sebagai bentuk penghormatan tertinggi negara atas pengabdian sang purnawirawan.

Sejak pagi, suasana di rumah duka sudah dipenuhi kerabat dan rekan sejawat yang ingin memberikan penghormatan terakhir. Deretan prajurit TNI Angkatan Darat berdiri tegap, siap menjalankan tradisi militer yang menjadi wujud nyata terima kasih negara kepada prajurit yang telah menuntaskan baktinya. Almarhum Peltu (Purn) Sardi dikenal sebagai sosok yang menorehkan dedikasi tanpa pamrih selama berdinas di TNI AD.

Dalam amanatnya yang sesekali tertahan oleh rasa haru, Dandim 0307/TD menyampaikan duka mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. “Pemakaman militer bukan sekadar seremonial. Ini adalah pelukan terakhir institusi kepada prajurit yang telah mengorbankan seluruh jiwa raganya demi keutuhan bangsa. Bagi almarhum, ini kehormatan. Bagi keluarga, ini bukti bahwa pengabdian beliau tidak akan pernah dilupakan,” ujar Letkol Arm Hendriyana, suaranya bergetar.

Rangkaian upacara berlangsung sangat khidmat. Setelah prosesi penyambutan jenazah di rumah duka, iring-iringan bergerak menuju lokasi pemakaman diiringi langkah serempak pasukan. Di tepi liang lahat, penghormatan senjata dilaksanakan sempurna, brevet dan tanda jasa disematkan secara simbolis, dan tiga kali letusan salvo memecah keheningan—salam perpisahan terakhir yang menggetarkan hati setiap yang hadir. Komandan Upacara, Letda Inf Nursal, memimpin pasukan dari Kodim 0307/TD dan perwakilan Koramil jajaran dengan penuh keteguhan, seakan ingin memastikan rekan mereka diantar dengan sempurna.

Momen paling mengharukan terjadi saat Dandim menyerahkan bendera merah putih dan foto almarhum kepada sang istri. Dengan kedua tangan bergetar, perempuan itu menerima lambang negara itu sambil memeluknya erat. Air mata tak terbendung membasahi pipi anak-anak almarhum yang menyaksikan ayah mereka disemayamkan dengan layak di samping sanak saudara. Salah seorang putra almarhum, mewakili keluarga, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam.

“Kami sangat terharu, Bapak Dandim meluangkan waktu memimpin langsung pemakaman ayah kami. Ini bukan sekadar prosesi, tapi sebuah kenangan indah dan kebanggaan yang akan kami ceritakan kepada anak cucu kami kelak. Terima kasih, TNI, telah menghormati ayah kami sedemikian rupa,” katanya dengan suara tersendat.

Usai upacara, Dandim 0307/TD menyempatkan diri menyalami seluruh anggota keluarga, menyampaikan duka cita secara pribadi, dan meneguhkan mereka dengan pelukan hangat. Almarhum Peltu (Purn) Sardi kini telah beristirahat dengan damai di sisi keluarganya, meninggalkan teladan kesetiaan dan pengabdian yang akan terus hidup di hati masyarakat Nagari dan seluruh rekan sejawatnya. (McD)