HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Meski Sudah Mantan, Rezka Oktoberia Tetap Perhatian

Lima Puluh Kota --- Pembangunan titik irigasi sebanyak 6 Kota Payakumbuh dan 20 Kabupaten Lima Puluh Kota yang sedang dikerjakan oleh kelompok petani dalam Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) Kementerian PU bisa dikatakan tak lepas dari hasil perjuangan petani dengan sosok putri asal Luak Limo Puluah, Rezka Oktoberia.

Meski kini Rezka sudah jadi mantan, atau tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, namun kepedulian dan perhatian Rezka terhadap masyarakat tidak pernah pudar, melalui tangan dinginnya, tahun ini ada 26 titik irigasi dari kampung halaman yang diusulkan pembangunannya ke pemerintah pusat.

Dari pantauan media, Minggu (7/9), saat Rezka meninjau dan mengunjungi proses pembangunan yang dilakukan masyarakat secara swakelola, petani mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Mereka menilai irigasi adalah kebutuhan pokok yang selama ini sulit diwujudkan tanpa adanya perjuangan dari tokoh yang peduli.

"Indak di DPR RI, kakok tangannyo masih taraso juo, kami ucapkan terima kasih atas bantuan uni Rezka yang ikut menjuluk ke pusat, kami merasa sangat terbantu sekali," kata petani di sela-sela kunjungan Rezka itu.

Pada saat Rezka meninjau langsung beberapa titik irigasi di wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota, kehadirannya disambut hangat petani yang merasa sangat terbantu dengan adanya jaringan irigasi baru yang sudah lama mereka butuhkan demi lancarnya pengairan sawah mereka.

“Alhamdulillah, aspirasi yang kita perjuangkan kembali terwujud. Walaupun saya tidak lagi berada di kursi DPR RI, namun saya tetap berkomitmen memperjuangkan kebutuhan masyarakat, terutama petani. Irigasi ini bukan sekadar bangunan fisik, tapi penopang utama bagi kehidupan mereka,” ujar Rezka saat meninjau program P3TGAI di Nagari Taeh Baruah.

Perjuangan yang dilakukan Rezka yang kini diamanahkan oleh Partai Demokrat sebagai Wakil Sekretaris Jendral DPP tidak lain tidak bukan adalah bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat yang sudah lama mempercayainya, menjaga silaturahmi dan komunikasi dengan kampung halaman, sebagai putri daerah, dia ingin terus hadir untuk masyarakat, mengupayakan apa yang bisa diperbuatnya sebagai seorang politisi yang berkiprah di pusat.

"Kursi DPR RI boleh berganti, tapi pengabdian tidak boleh berhenti. Selama saya diberi kesempatan, saya akan terus memperjuangkan agar lebih banyak program seperti ini hadir di nagari-nagari kita,” ucapnya.

Rezka yang kini menjabat sebagai Staf Khusus Mentri ATR/BPN itu juga menambahkan, dengan adanya beberapa titik irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota, masyarakat optimis sektor pertanian semakin maju, ketahanan pangan semakin kuat, dan kesejahteraan petani kian meningkat.

Tangan dingin Rezka ini mendapat apresiasi dari Mantan Bupati Kabupaten Lima Puluh Kota Irfendi Arbi. Dia memuji keuletan dan kemampuan Rezka dalam melakukan pendekatan politik melalui koneksinya di pusat.

"Rezka bisa mengawal program P3TGAI ini dari Kementerian PU. Meskipun beliau tidak menjabat sebagai anggota DPR RI, namun kepeduliannya terhadap kampung halaman layak kita apresiasi. Menjemput bola ke pusat untuk kampung halaman, ini layak diacungi jempol," katanya.

Irfendi Arbi berharap, perjuangan Rezka Oktoberia untuk tanah kelahirannya tidak berhenti pada pembangunan fisik irigasi saja. Kalau bisa ditambah dengan kegiatan-kegiatan lainnya yang berorientasi kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan menambah lapangan pekerjaan. (FS)