Search

Raih 100 ribu Lebih Dukungan Suara, 3 Nama Ini Mencuat Maju Di Pilgub Sumbar 2024


Padang,Salingkaluak.com,- Tiga nama calon anggota DPR RI dari dapil Sumbar 1 dan 2 mengapung sebagai peraih suara terbanyak di Pileg 2024. Andre Rosiade dari dapil Sumbar 1 serta Mulyadi dan Arisal Aziz dari dapil Sumbar 2 berhasil raih 100 ribu lebih dukungan suara. 

Meski KPU RI belum menetapkan calon anggota DPR RI terpilih pada pemilu serentak 2024, 3 Nama politisi Sumbar yang sudah dipastikan lolos kesenayan dari pantauan hasil rekapitulasi KPU Kota dan Kabupaten di masing masing dapil

Saat ini proses pemilu 2024 masih memasuki tahap pleno di tingkat provinsi. Sebelumnya, berdasarkan rekapitulasi suara di tingkat kabupaten atau kota, telah didapat nama-nama Caleg DPR RI terpilih untuk dapil di Sumatera Barat (Sumbar). 

3 caleg DPR RI yang mendapat perolehan suara di atas 100 ribu. Pertama adalah Mulyadi dari Partai Demokrat yang merupakan Caleg DPR RI Dapil 2 Sumbar. 

Mulyadi merupakan politisi paling senior di DPR-RI dengan pengalaman empat kali berturut-turut terpilih. 

Pada periode ketiga, Ketua DPD Partai Demokrat Sumbar itu mengambil resiko yaitu mundur sebagai anggota DPR-RI ditengah jalan kemudian maju menjadi calon Gubernur Sumbar. 

Namun upaya Mulyadi kandas untuk menjadi orang nomor satu di Sumbar. Ketika Pilgub 2020 itu, perolehan suara terbanyak dimenangkan oleh Mahyeldi. 

Walau sudah empat tahun berlalu pasca Pilgub 2020, ternyata kepiawaian Mulyadi sebagai seorang politisi memang tak bisa diragukan. Buktinya, ia masih tetap mampu melenggang ke senayan dengan mulus untuk yang ke empat kalinya. 

Di tengah-tengah persaingan Pileg yang sangat keras dan ketat, Mulyadi mampu memperoleh suara yang meyakinkan yakni di atas 100 ribu. 

Lalu, apakah Mulyadi akan revenge dengan Mahyeldi pada Pilkada Gubernur 2024 nanti? 

Ketika hal ini dikonfirmasi, Mulyadi menjawabnya dengan normatif. Ia mengaku masih fokus menunggu pleno hasil rekapitulasi yang dilakukan KPU. 

"Kita lagi menunggu pleno penetapan Pileg. Soal pilkada, kita bicara setelah itu," kata Mulyadi, Rabu (6/3/2024). 

Selanjutnya untuk Caleg DPR RI di Sumbar yang memperoleh suara di atas 100 ribu adalah Andre Rosiade dari Partai Gerindra yang maju di Dapil Sumbar 1. 

Andre merupakan politisi muda yang terkenal lantang, walaupun pada Pileg 2024 ini baru yang kedua kalinya terpilih sebagai anggota DPR-RI. 

Lalu apakah Andre juga ingin maju sebagai calon Gubernur di Pilgub 2024 ini untuk menantang petahana, Mahyeldi? 

Jika berani maju Pilgub, tentunya langkah Andre akan sama dengan Mulyadi empat tahun silam, yakni harus mundur menjadi anggota DPR RI. Apa kata Andre soal maju di Pilgub Sumbar ini? 

"Saya tidak pernah berjanji, itu harapan dari kader-kader Gerindra, dari masyarakat meminta menjadi gubernur. Tapi sampai sekarang saya belum memutuskan untuk maju dalam kontestasi Pilkada Gubernur," ujar Andre beberapa waktu lalu. 

Andre mengaku keputusan dirinya untuk maju di Pilgub 2024 perlu melalui rangkaian yang panjang. Terutama, harus ada penugasan dari Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. 

"Tentu keputusan ini apakah maju atau tidak harus melalui rangkaian yang panjang. Harus melakukan istikharah, lalu mendapat restu keluarga, dan tentu penugasan dari Pak Prabowo," tegasnya. 

"Jadi urusan gubernur, Belanda masih jauh, fokus kami menyelesaikan rekapitulasi Pilpres dan Pileg dulu," sambung Ketua DPD Gerindra Sumbar tersebut sambil berkelakar.

Terakhir, Caleg DPR RI yang memperoleh suara tembus 100 ribu adalah Arisal Aziz dari PAN yang maju di Dapil Sumbar 2. Ia merupakan pemilik Indah Cargo, putra asli Kabupaten Padang Pariaman. 

Sebagai pendatang baru, sepak terjang Arisal Aziz cukup mengejutkan karena mampu mengalahkan petahana sesama partainya Guspardi Gaus secara telak. Lumbung suara Arisal Aziz adalah Kabupaten Padang Pariaman dengan perolehan suara 56 ribuan.

Setelah pileg berlalu, tentu masyarakat menunggu siapa yang akan bertarung dalam pilkada Gubernur November 2024 nanti. 

Nama Mulyadi dan Andre Rosiade adalah dua nama yang selalu teratas sebagai penantang Mahyeldi dalam berbagai survei yang dilakukan lembaga survey nasional seperti LSI, Indikator Politik Indonesia dan Charta Politika. 

Begitu juga survei yang dilakukan oleh lembaga survei lokal seperti Spektrum dan Revolt Institute.

Selama ini jejak digital Andre Rosiade yang akan maju menantang Mahyeldi cukup banyak, dimana hal tersebut kilah Andre adalah harapan kader dan masyarakat. Akankah Andre mewujudkan harapan kader dan masyarakat sesuai klaim Andre tersebut ? Kita tunggu saja.