-->
7jV8Go9rTqyfOqOLD0Rj3Gn1IrJt9wpFwJEk2sYv

Sivitas Akademika UM Sumatera Barat Terus Kawal Jalannya Demokrasi

Bukiitinggi,- Tekad untuk mengawal jalannya demokrasi terus digencarkan para sivitas Akademika Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Senin 5/2/24 siang bertempat di lobby gedung kampus III Universitas Muhammadiyah di Bukittinggi digelar deklarasi dengan tema 

"Pitaruah (Titipan Pesan) Demi Keselamatan dan Kemashlahatan Bangsa dari Tanah Kelahiran Tokoh Proklamator Bung Hatta" 

"Jagalah Indonesia Hingga Sehari Sebelum Kiamat"

Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat berperan secara aktif dalam upaya pengembangan pendidikan tinggi yang dilakukan secara kritis, partisipatif, dan inklusif. UM Sumatera Barat berkomitmen untuk memperkuat fondasi demokrasi di Indonesia, terutama dalam Pemilu 2024. Kami percaya bahwa

mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan kesetaraan dengan mengintegrasikan pendidikan demokrasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat sipil merupakan cara yang tepat untuk memperkuat pilar demokrasi sebagai bentuk ketaatan pada nilai-nilai luhur Pancasila dan UUD 1945 serta sebagai bentuk kecintaan pada persatuan dan kesatuan bangsa. Kami juga percaya bahwa kehadiran sivitas akademika dalam kehidupan sosial dan politik merupakan bagian dari upaya menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan tanggung jawab moral sebagai kaum intelektual.

Sumatera Barat mengawal agar terciptanya Pemilu 2024 agar berjalan dengan Luber, Jurdil dan bersih dari praktek-praktek curang dan culas serta politik uang yang membahayakan demokrasi. Agar Pemilu berjalan dengan lancar dan damai, mahasiswa UM Sumatera Barat telah melaksanakan edukasi dan kampanye #LawanPolitikUang dan juga program Kawal TPS Mu. Namun kondisi saat ini khususnya menjelang dalam menghadapi Pemilu 2024 diwarnai dengan yang sudah mengarah pada suara-suara sumbang dan kritis terhadap proses yang dapat menimbulkan ketidakpuasan dan konflik sosial dikemudian hari. Cukuplah peristiwa pasca pemilu 2019 yang menelan korban dan menimbulkan polarisasi di tengah bangsa yang kita cintai ini menjadi pelajaran berharga untuk agar tidak terulang kembali pasca perhitungan suara tanggal 14 Februari nanti.

Suara-suara kritis dan pesan moral yang telah terlebih dahulu disampaikan oleh beberapa kampus harusnya menjadi renungan bagi para elit politik agar memiliki mempunyai sikap kenegarawan karena kami yakin apa yang disuarakan kampus adalah suara kegelisahan dan kepedulian melihat kondisi bangsa dalam berbagai hal bidang, seperti Baik penegakan hukum yang timpang dan tidak berjalan dengan tegak dan lurus, kepercayaaan kepada lembaga-lembaga negara yang lemah termasuk pada penegak hukum, kebebasan pendapat yang terancam, korupsi yang menjadi-jadi dan keterancaman terhadap demokrasi serta beberapa persoalan lainnya.

Mengamati hiruk pikuk dan isu politik menjelang Pemilu dan Pilpres 2024, maka kami sivitas akademika UM Sumatera Barat, menyatakan sikap sebagai berikut:

1.Reformasi yang telah melahirkan demokratisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tidak boleh dicederai oleh kepentingan kelompok, keluarga atau kepentingan lainnya kecuali harus dijalankan sebesar-besarnya demi kepentingan nasional dengan melaksanakan proses pemilu secara taat prosedural sesuai dengan hukum dan etika berbangsa dan bernegara.

2.Menghimbau kepada penyelenggara pemilu baik KPU mapun Bawaslu agar melaksanakan pemilu secara profesional, mandiri, berintegritas dan bertanggung jawab serta bertindak tegas terhadap indikasi-indikasi penyimpangan atau pelanggaran yang dapat mengancam terlaksananya pemilu dengan baik dan damai.

3.Menghimbau kepada aparatur negara baik ASN, TNI dan Polri untuk tetaplah menjadi perekat dan penjaga Indonesia serta menjaga netralitas dalam menghadapi Pemilu 2024 dengan betul-betul bertindak sebagai abdi negara.

4.Menghimbau seluruh elit politik agar bertindak dan mempunyai sikap kenegarawanan yang mengutamakan kepentingan bangsa dan negara diatas segala kepentingan pribadi dan golongan lainnya terutama menghadapi Pemilu 2024 yang tinggal beberapa hari lagi.

5.Menghimbau seluruh elit politik dan juga penyelenggara negara lainnya untuk memperlihatkan contoh sikap yang baik ke hadapan rakyat Indonesia dan menjauhi sikap-sikap yang dapat menimbulkan kekisruhan, provokasi dan konflik serta hal tindakan lainnya yang dapat menimbulkan perpecahan bangsa dan negara. Termasuk membangun alam langit politik Indonesia dengan memberi informasi yang objektif dan edukatif kepada publik.

6.Memastikan Pilpres 2024 menghadirkan para kandidat sebagai putra terbaik bangsa dan perbedaaan pilihan bukanlah satu hal yang harus menjadi pertikaian dan perpecahan karena lewat mekanisme pemilulah perbedaaan tersebut diselesaikan secara konstitusional.

7. Sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Pancasila dan UUD 1945 serta Tap MPR No.VI/MPR/2001 tentang Etika Kehidupan Berbangsa, maka dalam menghadapi pemilu 2024 harus sesuai dengan nilai-nilai luhur tersebut, termasuk melanjutkan amanat reformasi. Dengan akses informasi yang kian cepat, maka pesta demokrasi wajib dilaksanakan dengan bijak dan cerdas serta riang gembira layaknya pesta demokrasi. Kemudian biarlah rakyat yang memutuskan pilihannya sesuai hati nurani UM Sumatera Barat berkomitmen untuk menghadirkan dan mengampanyekan politik kebangsaan, demokrasi bermartabat dan menjaga demokrasi yang beradab yang terbebas dari intimidasi, praktek curang maupun praktek culas yang dapat mengancam kedaulatan rakyat termasuk mengecam segala praktek menghalalkan segala cara demi meraih kemenangan, dan termasuk praktek politik uang yang merupakan “parasit dan benalu” demokrasi. Pitaruah (titipan pesan) ini merupakan tanggung jawab moral sebagai akademisi dan kaum terdidik kampus sebagai amal makruf nahi mungkar serta wujud kecintaan pada bangsa dan negara. Semoga Pemilu 2024 Berjalan Luber, Jurdil dan damai dibawah lindungan serta ridho Allah Swt. Amiin Ya Rabbal Alamin.

Related Posts

Related Posts

Posting Komentar