-->
7jV8Go9rTqyfOqOLD0Rj3Gn1IrJt9wpFwJEk2sYv

Buah Bengkuang, Ikonnya Kota Padang



Penulis: Obel SP.MP
Dosen Prodi Agroteknologi Fak Pertanian Unand

Salingkaluak.com,- Tanaman bengkuang atau bernama latin Pachyrrhizus erosus dikenal baik oleh masyarakat kita. Umbi tanaman bengkuang biasa dimanfaatkan sebagai buah atau bagian dari beberapa jenis masakan seperti rujak, asinan atau dimakan segar. Bengkuang mengandung vitamin C dan senyawa fenol yang dapat berfungsi sebagai sumber antioksidan bagi tubuh yang mampu mencegah kerusakan kulit oleh radikal bebas. Umbi bengkoang juga mengandung senyawa fenolik yang dapat menghambat pembentukan melanin (pigmentasi) akibat sinar ultra violet (UV) matahari dan mampu menghilangkan bekas jerawat dan pengaruh negatif kosmetik. Berdasarkan keberadaan antioksidan dan bahan flavonid dan fenolik dalam bengkuang, maka bengkoang dapat diproses menjadi produk lainnya baik pangan fungsional, produk farmasi dan kosmetika. Salah satu produk yang dapat dipromosikan dari umbi bengkoang adalah bedak dingin bengkoang untuk kecantikan.

Pembudidayaan bengkuang sudah banyak dilakukan termasuk di Sumatera Barat sehingga tidak heran rasanya jika bengkuang dijadikan sebagai ikonnya kota Padang. Hal ini mengambarkan bahwa masyarakat kota Padang banyak melakukan budidaya bengkuang dan menjadikannnya sebagai mata pencaharian disamping tanaman lainnya. Bengkuang yang berasal dari kota Padang dikenal lebih enak dan lebih unggul dibandingkan daerah lain meskipun menggunakan  bibit yang sama. Hal ini dipengaruhi lingkungan di wilayah Kota Padang yang sesuai dengan syarat tumbuh bengkuang. Daerah penghasil bengkuang dikota Padang yang terkenal yaitu Kuranji, Pauh, Koto Tangah dan Nanggalo, namun saat ini sudah agak susah ditemui karena terjadi pergeseran kebiasaan dan kebutuhan masyarakat.

Saking begitu populernya bengkuang di kota Padang, maka kota ini dikenal sebagai Kota bengkuang dan dibuatkan tugunya yang berada pada perbatasan kota Padang dengan kabupaten Padang Pariaman. Tugu ini dapat kita jumpai ketika akan menuju bandara Internasional Minangkabau. Begitupun orang yang berjualan bengkuang sebagai oleh-oleh yang banyak terdapat dipinggir jalan tersebut ataupun di tempat perhentian bus atau travel antar Kabupaten dan Kota, tempat-temapt wisata yang ada dikota Padang.

Jika kita membahas tentang bengkuang tentunya bagaimana caranya agar bengkuang dapat dengan cepat berbuah dan bisa dipanen, nah ini ada beberapa tips yang dapat dilakukan dalam rangkaian budidaya tanaman bengkuang, diantaranya yaitu :

1.      Perhatikan benih yang digunakan

Benih yang digunakan mempunyai peran yang sangat menentukan.  Benih bengkuang bisa dibeli ditoko ataupun dipersiapkan sendiri, namun perlu diperhatikan, benih harus yang berasal dari benih yang unggl sehingga nanti hasilnya juga lebih bagus.

2.      Persiapan lahan dan penanaman.

 Bengkuang biasanya ditanam di pekarangan rumah maupun lahan terbuka. Maka dari itu, sebelum penanaman lahan perlu diolah terlebih dahulu sampai gembur. Setelah itu, buat bedengan dan sebarkan pupuk kandang atau kompos pada media tanam. Kemudian, buat lubang tanam dengan jarak antar lubang tanam sekitar 25 cm. Lalu, tanam bibit bengkuang pada lubang tanam tersebut dan tutup dengan tanah yang sudah dicampur pupuk. Terakhir, lakukan penyiraman dengan air secukupnya.

3.      Pemeliharaan tanaman. Adapun beberapa kegiatan pemeliharaan yang perlu dilakukan adalah melakukan penyiraman secara rutin untuk menjaga kelembapan media tanam. Biasanya ditumpangsarikan dengan tanam kacang tanah di sekitar area budidaya bengkuang untuk meningkatkan kandungan nitrogen dalam tanah. Memberikan pupuk susulan saat tanaman berumur 3 minggu setiap 2 minggu sekali. Memangkas pucuk daun muda ketika tanaman bengkuang berumur 1, 2, dan 3 bulan setelah tanam. Pemangkasan bunga agar buah atau umbi yang dihasilkan besar.

4.      Saat tanaman bengkuang berumur sekitar 4 bulan setelah masa tanam bibitnya, ini adalah waktu yang tepat untuk kamu memanen buahnya. Cara panen bengkuang cukup mudah, dengan cara mencabut tanaman secara perlahan sampai buah bengkuangnya terlihat dan berhasil diambil.
Related Posts

Related Posts

Posting Komentar