-->
7jV8Go9rTqyfOqOLD0Rj3Gn1IrJt9wpFwJEk2sYv

Untuk PBM Tatap Muka,Disdik Agam Keluarkan 18 Syarat


Agam,-Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam Syahrial mengatakan, sekolah wajib memenuhi 18 persyaratan untuk melakukan proses belajar mengajar (PBM) tatap muka.

Iya, 18 yang masuk daftar itu merupakan syarat umum yang harus dipenuhi sekolah, kata Syahrial, Selasa (21/7).

Baca Juga: Status Zona Kuning, Pemko Gelar Rapat Gugus

Dijelaskan, ke-18 syarat tersebut diantaranya pihak sekolah harus memiliki SK Tim Covid-1, pembagian daftar piket, mensosialisasikan kepada penjaga kantin agar tidak membuka sementara.

Nantinya akan ada ceklis (syarat) bagi setiap unit pendidikan sebelum mereka dibolehkan sekolah tatap muka kembali, ujarnya.

Kemudian sosialisasi pencegahan Covid-19 kepada pendidik, tenaga kependidikan dan komite, harus ada komitmen komite dengan sekolah terkait kesiapan melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah.

Selanjutnya ketersediaan sarana cuci tangan dengan air mengalir menggunakan sabun.

Memiliki daftar kondisi kesehatan warga sekolah dan ketersediaan thermogun atau alat pengukur suhu tubuh, jelasnya.

Lalu, ketersediaan desinfektan, ketersediaan handsanitizer, ketersediaan masker, ketersediaan face shield untuk tenaga pendidik, kebersihan toilet, memiliki akses layanan kesehatan, tersedianya ruang Pollyanna,pengaturan tempat duduk anak dan guru, kebersihan lingkungan sekolah, serta memiliki daftar pembelajaran sesuai dengan kondisi new normal.

Syahrial menjelaskan, ke-18 syarat tersebut dilihatnya langsung saat melakukan monitoring terkait kesiapan sekolah dalam menghadapi PBM di masa new normal.

Baca Juga: KPU Pessel Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Dukungan Pilgub Sumbar

Dari hasil monitoring itu, nantinya menjadi bahan dasar laporan kita kepada pemerintah provinsi pada rapat koordinasi kepala daerah dengan gubernur akhir bulan ini. Keputusannya berdasarkan hasil rapat tersebut, terangnya.

Ia berharap, masa pandemi Covid-19 di Kabupaten Agam segera berakhir, sehingga proses belajar mengajar kembali normal. (humas)
Related Posts

Related Posts

Posting Komentar