Coaching dan Latihan Bersama Rollin, Karang Taruna Jaring Bibit Atlet Billiard di Payakumbuh
Payakumbuh — Upaya menjaring bibit-bibit atlet billiard muda terus digencarkan di Kota Payakumbuh. Kali ini, Rollin Billiard & Cafe berkolaborasi dengan Karang Taruna Kajora 85 Kelurahan Bulakan Balai Kandi serta Karang Taruna Kota Payakumbuh melalui sebuah program pembinaan bertajuk Coaching dan Latihan Bersama Rollin.
Program ini dicetuskan pada saat pertemuan Ketua Karang Taruna Kota Payakumbuh Yonaldi serta Pengurus Andi Mardellin, Papa Mbonk, Rifki Salong, Yona, Tantyo, Kancen, dan Fajar Sitepu bersama Ketua Karang Taruna Bulakan Balai Kandi M. Ridho dan Owner Rollin Billiard & Cafe Ronal, Senin (26/1) malam.
Program ini dijadwalkan mulai bergulir pada 11 Februari 2026. Setiap karang taruna kelurahan akan mengirimkan tiga orang calon atlet billiard untuk mengikuti coaching di Rollin Billiard & Cafe. Selama mengikuti program, para peserta akan difasilitasi kartu member khusus sebagai penunjang latihan.
Pada bulan pertama, program difokuskan pada tahap penjaringan bakat. Kegiatan dilaksanakan setiap Senin hingga Kamis, mulai pukul 11.00 hingga 17.00 WIB. Dengan satu kartu member, peserta coaching dapat bermain billiard secara gratis maksimal satu jam per hari dan bebas memilih waktu latihan di rentang jam yang telah ditentukan.
Ketua Karang Taruna Kota Payakumbuh, Yonaldi, didampingi Sekretaris Novanto Yudhistira, menjelaskan bahwa setelah satu bulan penjaringan, program akan berlanjut ke tahap pembinaan pada bulan kedua. Puncaknya, pada bulan ketiga yang direncanakan berlangsung April 2026, akan digelar turnamen billiard antar karang taruna kelurahan se-Kota Payakumbuh.
“Karang Taruna diharapkan menjadi wadah lahirnya atlet-atlet billiard pemula. Selain itu, kami juga ingin mengikis stigma negatif yang selama ini melekat pada olahraga billiard. Padahal billiard adalah cabang olahraga yang dipertandingkan secara resmi hingga level internasional,” ujar Yonaldi.
Senada dengan itu, salah satu owner Rollin Billiard & Cafe, Ronal, menegaskan komitmen dunia usaha dalam mendukung perkembangan olahraga billiard di Payakumbuh. Menurutnya, fasilitas olahraga tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk mencetak atlet-atlet berprestasi.
“Kami berharap program ini berjalan lancar dan memberi dampak positif. Tentunya seluruh peserta harus mematuhi kesepakatan yang telah dibuat bersama Karang Taruna. Billiard tanpa judi, olahraga tanpa narkoba,” tegasnya.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan olahraga billiard semakin diterima sebagai cabang olahraga yang positif, kompetitif, dan berprestasi di tengah masyarakat Payakumbuh. (FS)
