Search

Hama tanaman Teh


Oleh: Dr. Silvia Permata Sari S.P., M.P.
Dosen Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Camellia sinensis adalah tanaman teh, spesies tanaman yang daun dan pucuk daunnya digunakan untuk membuat teh. Tumbuhan ini termasuk genus Camellia berasal dari daratan Asia Selatan dan Tenggara, tetapi sekarang telah dibudidayakan di seluruh dunia, baik daerah tropis maupun subtropis. Tumbuhan ini merupakan perdu atau pohon kecil yang biasanya dipangkas bila dibudidayakan untuk dipanen daunnya. Namun salah satu kendala dalam budidaya tanaman teh di lapang adalah serangan hama dan penyakit. Keberadaan hama dan penyakit dapat menurunkan kualitas dan kuantitas dari tanaman teh tersebut. Beberapa jenis hama yang menyerang tanaman teh (Camellia sinensis) yaitu sebagai berikut:

1. Hama Helopeptis sp .

Beberapa spesies Helopeltis yang berbahaya antara lain Helopeltis antonii dan Helopeltis theivora. Hama ini menyerang daun muda dan daun muda yang mengakibatkan daun-daun melengkung, tumbuh kecil dan warna kehitaman.

2. Ulat Jengkal Hiprosida talaca

Pada umumnya yang menyerang tanaman teh adalah Hyposidra talaca, Ectropis bhurmitra dan Biston suppressaria. Ulat ini menetas dengan bantuan angin atau merayap menuju perdu teh sebagai tempat tinggal baru. Ulat jenis ini menyerang daun muda, pucuk dan daun tua yang mengakibatkan tanda berlubang- lubang pada daun, bahkan dapat mengakibatkan kematian pada pohon.

3. Ulat Penggulung Daun

Beberapa jenis yang dikenal sebagai ulat penggulung daun adalah Homona coffearia, Enamornia leucostoma, dan Caloptilia theivora. Ulat ini mempunyai daur hidup periode telur 6-11 hari, periode ulat 5-6 minggu, periode pupa 7-10 hari. Ulat ini menyerang menggunakan benang-benang sutra yang dapat menyebabkan perdu teh tidak berdaun sama sekali.

4. Ulat Penggulung Pucuk

Salah satu jenis ulat penggulung pucuk adalah ulat api yang sering ditemui pada perkebunan teh adalah jenis Darna trima, daur hidup ulat ini pada ketinggian 1450 mdpl adalah periode telur 8-10 hari, periode ulat 30 hari dan periode kepompong 19 hari. Hama ini menyerang pada pucuk daun teh yang akan menyebabkan pucuk daun teh akan menggulung dan akan memperlambat pertumbuhan.

Selain hama, tanaman teh juga dapat terserang penyakit di lapang. Penyakit tanaman teh Adalah faktor pengganggu tanaman teh yang disebabkan oleh jamur, bakteri atau virus yang secara ekonomis dapat menurunkan hasil. Penyakit yang sering dijumpai pada tanamam teh adalah penyakit cacar teh, busuk daun, mati ujung bidang petik dan lain-lain:

1. Penyakit Cacar Teh

Penyakit cacar teh adalah penyakit pada tanaman teh yang disebabkan oleh jamur Exobasidium vexans Massat. Penyakit ini disebabkan oleh spora yang diterbangkan oleh angin, terbawa serangga atau manusia. 

2. Penyakit Busuk Daun

Penyakit busuk daun adalah penyakit tanaman teh yang disebabkan oleh jamur Cylindrocladium scoparium. Biasa menyerang stek teh yang baru tumbuh di persemaian dan berdampak pembusukan pada daun dan kematian pada stek.

3. Penyakit Akar

Ada banyak jenis penyakit akar pada tanaman teh, antara lain sebagai berikut:

v  Penyakit Akar Merah adalah jenis penyakit pada tanaman teh yang paling berbahaya, terutama pada perkebunan pada ketinggian sedang dan rendah. Penyakit ini disebabkan oleh jamur Ganoderma 30 pseudoferum yang mengakibatkan menguningnya daun dan rontok dan bisa mengakibatkan kematian.

v  Penyakit Merah Bata adalah penyakit pada tanaman teh yang disebabkan oleh jamur Phoria hypolateritia, yang dampak penyerangannya terjadi penguningan daun, kerontokan dan dapat mengakibatkan kematian.

v  Penyakit Akar Hitam Penyakit ini disebabkan oleh jamur Rosseliania arcuata dan Rosseliania burodes. Menyebabkan menguningnya pada daun dan dapat menyebabkan kematian.