Search

14 Juni Hari Donor Darah Sedunia

Oleh: Ns. Muthmainnah, M.Kep

Dosen Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Setiap tanggal 14 Juni negara negara didunia memperingati hari donor darah. Tanggal tersebut sudah ditetapkan majelis kesehatan dunia sebagai agenda rutin tahunan. 

Peringatan tersebut diberikan khusus kepada para pendonor darah sukarela di seluruh dunia atas pemberian darah mereka. Slogan kampanye hari donor darah sedunia tahun 2023 adalah “Berikan darah, berikan plasma, bagikan kehidupan, bagikan sering”. Setiap donasi merupakan hadiah yang berharga yang menyelamatkan nyawa dan donasi berulang adalah kunci untuk membangun suplai darah yang aman dan berkelanjutan.

Darah dan produk darah memegang peranan penting dalam pelayanan Kesehatan. Donor darah yaitu proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela untuk disimpan di bank darah yang digunakan untuk keperluan tranfusi darah. Pelayanan transfusi darah merupakan Upaya pelayanan Kesehatan yang memanfaatkan darah manusia sebagai dasar dengan tujuan kemanusiaan dan tidak tujuan komersial. Darah dilarang diperjualbelikan dengan dalih apapun.

Donor darah biasanya sering dilakukan di kalangan remaja sampai dewasa. Pentingnya keinginan pendonor dimulai dari usia remaja akhir agar terwujud kebiasaan dan jiwa sosial karena darah dapat diperoleh dari sumbangan darah para pendonor sukarela maupun donor darah pengganti. Secara perhitungan, kebutuhan darah tranfusi 2% dari total penduduknya, Jadi Indonesia memiliki penduduk 227 juta maka setidaknya PMI butuh 5.5 juta kantong darah, sedangkan PMI baru bisa mencukupi 2 juta kantong darah.

Hal yang menyebabkan kurangnya persediaan darah di Indonesia adalah kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya mendonorkan darah. Masih banyak masyarakat yang belum bersedia untuk menjadi pendonor karena belum mengetahui manfaat donor bagi Kesehatan. Manfaat donor yang didapatkan adalah menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke, meningkatkan produksi sel darah merah, membantu penurunan berat badan tubuh, mendapatkan Kesehatan psikologis, menambah nafsu makan, menanamkan jiwa sosial dengan sekali donor dapat menyelamatkan 3 pasien yang berbeda.

Syarat-syarat untuk mendonorkan darah yaitu sehat jasmani dan Rohani, berusia 17-60 tahun, bagi yang sudah rutin diperbolehkan sampai usia 65 tahun. Berat badan minimal 45 kg, tekanan darah systole: 100-180 dan diastole: 70-100, kadar hemoglobin 12.5-17 gr/dl dan interval waktu sejak donor terakhir adalah 2 bulan. Orang yang memiliki Riwayat penyakit hepatitis, HIV/AIDS, kejang dan sifilis tidak diperbolehkan mendonorkan darahnya karena akan menularkan penyakitnya ke penerima tranfusi.