Search

Wako Himbau Lansia Untuk Di Vaksin



Payakumbuh - Belakangan ini, di Indonesia banyak orang-orang yang berumur di atas 60 tahun meninggal dunia diduga akibat covid. Baik terdeteksi maupun tidak terdeteksi besar kemungkinan penyebabnya adalah Covid-19. Untuk itu, Wali Kota Riza Falepi menghimbau dengan sangat agar mereka yang lanjut usia mau divaksin. 

"Banyak warga yang tidak mau divaksin, sehingga kesulitan pula pemko untuk mengajak lansia divaksin," kata Riza Falepi saat dihubungi wartawan, Minggu (2/5).

Riza juga mengatakan perkembangan terakhir kasus Covid-19 di Payakumbuh saat ini, terdapat satu kelurahan di kecamatan Payakumbuh barat yang berstatus zona orange, sisanya dari semua kelurahan bervariasi dg status zona kuning dan hijau. 

Selama bulan ramadhan ini  atau hari ke-19 ramadhan, data menunjukkan sudah 94 orang yang dinyatakan positif covid-19, walaupun ada beberapa dari tracing sebelum ramadhan yang hasilnya keluar saat bulan ramadhan, tapi ini menunjukkan terjadi penambahan positif cukup signifikan.

Total sampai hari ini data untuk Kota Payakumbuh sudah 1032 orang yang dinyatakan positif Covid-19. didapati sebanyak 82 orang isolasi mandiri dirumah dan 12 orang dirawat di rumah sakit. sudah ada yang meninggal sebanyak 13 orang, lebih 50 persen diantaranya adalah lansia. Oleh karena itu, inilah dasar kita saat ini menjadikan prioritas bagi para lansia untuk divaksin covid-19, kata Riza.

Riza Falepi menghimbau masyarakat untuk selalu menerapkan 5M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

"Kita memohon dengan sangat kepada warga yang melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan ini agar kalau ke masjid dan mushalla teruslah memakai masker.

Kita lihat di beberapa masjid dan mushalla, telah mulai longgar dalam menerapkan protokol kesehatan, untuk itu kepada pengurus masjid/mushalla tolong menyiapkan tempat cuci tangan, atur duduk jamaah dan berjaga jarak" kata Riza.

Terakhir, wali kota dua periode itu meminta warga agar lebih disiplin, jangan menggangap enteng Covid-19.

Apabila kondisi ini terus diabaikan warga, saya koordinasikan dengan kepolisian dan TNI, tentu akan melakukan proses penegakan hukum. Jangan sampai nanti kita sedang jalan-jalan keluar rumah dan kemudian diproses secara hukum dengan tindakan hukum tipiring. Mohon maaf terpaksa kami lakukan apabila pengabaian ini terus berlanjut. 

"Jaga mereka yang kita sayangi agar tidak tertular, apalagi kalau sampai mati akibat Covid-19," pungkasnya. (Humas)