Selamat Idul Fitri 1439 H/2018 M

Translate

PC PMII Padang Pariaman Bentuk LAZIS

- Mei 30, 2018
Kota Pariaman,-Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)  Kota Pariaman resmikan Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sadaqah (LAZIS) yang akan menerima dan menyalurkan zakat, infak dan sadaqah (ZIS). ZIS tersebut berasal dari kader, pengurus , alumni PMII dan masyarakat lainnya.

Ketua PC PMII Pariaman Rizka Adilla menyampaikan hal itu ketika peresmian LAZIS PMII Kota Pariaman, Selasa (29/5), sesaat menjelang berbuka puasa Ramadan di Sekretariat PMII kawasan Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman.  Hadir Bendahara Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Sumatera Barat Jupmaidi Ilham, Penerima mandat Pembentukan PMII Kota  Pariaman Armaidi Tanjung, mantan Ketua PMII Pariaman Masrizal.

Menurut Rizka Adilla, dengan peresmian LAZIS PMII ini, kami menghimbau kader, pengurus dan alumni untuk menyerahkan ZIS-nya kepada LAZIS PMII ini. “ZIS yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada orang yang berhak menerimanya. Pembentukan LAZIS PMII ini merupakan bentuk kepedulian PMII terhadap masyarakat fakir miskin, yatim piatu dan orang yang hidup dalam kesusahan. LAZIS PMII diketuai Rahmat Ilahi, Sekretaris Dedi Yusniati dan bendahara Sofia,” kata Rizka.

Mabincab PC PMII Kota Pariaman Idris memberikan apresiasi kepada PC PMII Kota Pariaman dengan terbentuknya LAZIS tersebut. Momen bulan suci Ramadan ini sangat tepat memulai kegiatan yang bermanfaat  untuk kepentingan masyarakat. “Diharapkan dengan terbentuknya LAZIS PMII ini, maka ke depan PMII harus memperlihatkan kepeduliannya terhadap masalah sosial di sekitar,” tutur Idris yang juga mantan Ketua PMII Kota Pariaman ini.

Penerimaan zakat pertama LAZIS PMII diterima dari Armaidi Tanjung dan mantan Sekretaris  PMII Kota Pariaman Zeki Aliwardana yang juga Ketua GP Ansor Kabupaten Padang Pariaman.

Terkait dengan pelaksanaan pemilihan kepada daerah (pilkada) Kota Pariaman pada 27 Juni 2018 mendatang, kata Rizka, kader PMII jangan sampai golput (tidak menggunakan hak suaranya). Sebagai agent of change,  PMII harus terlibat aktif menggunakan hak suara dalam ajang pilkada tersebut. “PMII Kota Pariaman sebagai bagian dari warga Kota Pariaman harus memanfaatkan momen pilkada untuk melahirkan pemimpin yang memiliki kompetensi menjadi kepala daerah di kota Tabuik ini,” kata Rizka.

Dikatakan Rizka, PMII diharapkan turut menyukseskan pelaksanaan pilkada Kota Pariaman. Jika ada yang ikut sebagai pelaksana di tingkat desa/kelurahan, diminta menjalankan tugas sesuai dengan kewenangan dan tanggungjawabnya. Paling minimal kader PMII turut menciptakan ketentraman dan ketenangan dalam pilkada tersebut.

Selain itu, kata Rizka, kader PMII juga diminta mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada pilkada tersebut. Yakin masyarakat pentingnya menggunakan hak suara dalam memilih calon walikota/wakil walikota Pariaman untuk lima tahun mendatang. “Satu suara dari warga Kota Pariaman sangat berarti untuk melahirkan pemimpin di kota ini. Persilakan masyarakat menentukan pilihannya pada salah satu dari tiga pasangan calon walikota/wakil walikota Pariaman,” kata Rizka menambahkan. (bangbus)
Advertisement
loading...
 

Start typing and press Enter to search