HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Kumpul Bersama Warga, kapolres 50 Kota Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas Bersama

 


Limapuluh Kota, Salingkaluak.com,- Kapolres 50 Kota AKBP Syaiful Wachid, S.H., S.I.K., M.H., menggelar kegiatan Polisi Kumpul dengan Masyarakat di Aula Kantor Wali Nagari Sungai Talang, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Rabu (21/10/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 WIB tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, menyerap aspirasi masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolres 50 Kota didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres 50 Kota, Kapolsek Guguk, serta Bhabinkamtibmas. Kegiatan ini turut dihadiri Camat Guguak Wifrianto, S.H., Wali Nagari Sungai Talang David, S.H., Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), Badan Musyawarah (Bamus) Nagari, para wali jorong, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, Bundo Kanduang, serta kepala sekolah dasar.

Kegiatan Polisi Kumpul dengan Masyarakat ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui pendekatan yang humanis, terbuka, dan komunikatif. Melalui pertemuan tersebut, diharapkan terjalin komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat sehingga berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan nagari dapat diketahui, dibahas, dan dicarikan solusi bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres 50 Kota AKBP Syaiful Wachid, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif dan kepedulian seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara Polri, pemerintah nagari, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.

Kapolres 50 Kota juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas di lingkungan masing-masing. Apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan, masyarakat diharapkan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian maupun perangkat nagari agar dapat ditangani sedini mungkin.

Menurutnya, kepedulian masyarakat terhadap situasi di lingkungan sekitar merupakan bagian penting dari upaya pencegahan gangguan keamanan. Dengan membangun komunikasi yang baik, memperkuat rasa kebersamaan, serta tidak bersikap acuh terhadap permasalahan yang terjadi, potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi sejak awal.

Selain itu, Kapolres 50 Kota AKBP Syaiful Wachid, S.H., S.I.K., M.H., mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya niniak mamak, tokoh agama, Bundo Kanduang, dan generasi muda, untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat persaudaraan, serta menghindari perselisihan yang dapat memecah belah masyarakat.

Peran tokoh adat dan tokoh masyarakat dinilai penting dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan serta menyelesaikan persoalan sosial melalui musyawarah dan pendekatan kekeluargaan. Dengan menjunjung tinggi adat istiadat, nilai agama, dan semangat gotong royong, masyarakat diharapkan mampu menjaga keharmonisan serta menciptakan suasana kehidupan bermasyarakat yang sejuk dan damai.

Kapolres 50 Kota juga mengingatkan pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial. Masyarakat diminta tidak mudah percaya maupun terprovokasi oleh berita bohong (hoaks), isu yang belum jelas kebenarannya, atau informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan. Setiap informasi hendaknya disaring dan dipastikan kebenarannya sebelum dibagikan kepada orang lain.

“Keamanan dan ketertiban dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat memiliki kepedulian dan tanggung jawab bersama. Mari kita jaga kerukunan, tingkatkan kewaspadaan, serta manfaatkan media sosial secara bijak agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Lebih lanjut, Kapolres 50 Kota mengajak masyarakat untuk menjadikan nagari sebagai lingkungan yang aman, harmonis, dan memiliki ketahanan sosial yang kuat. Masyarakat diharapkan tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga aktif mendukung berbagai upaya pencegahan penyakit masyarakat, termasuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kapolres 50 Kota AKBP Syaiful Wachid juga memberikan tali asih kepada masyarakat yang membutuhkan. Pemberian tali asih ini merupakan wujud kepedulian dan perhatian Polri terhadap kondisi sosial masyarakat sekaligus bentuk nyata kehadiran Polri yang tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga berupaya memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat. Kepedulian sosial menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan rasa kebersamaan, memperkuat kepercayaan, serta membangun hubungan yang harmonis antara kepolisian dan warga.

Kegiatan ini juga menegaskan bahwa menjaga kamtibmas perlu berjalan beriringan dengan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama. Dengan saling membantu dan memperhatikan kondisi masyarakat di sekitar, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih peduli, rukun, dan memiliki ketahanan sosial yang kuat.

Polres 50 Kota berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat kemitraan, serta mengedepankan langkah preventif dan pendekatan humanis dalam menjaga keamanan wilayah.

Melalui kegiatan ini diharapkan Nagari Sungai Talang dapat menjadi lingkungan yang aman, harmonis, peduli terhadap sesama, serta terbebas dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.