Untuk Perkuat Pengembangan Kompetensi ASN, pemko Payakumbuh Terapkan ASN Corporate
Payakumbuh,Salingkaluak.com, – Pemerintah Kota Payakumbuh mulai menerapkan ASN
Corporate University (Corpu) sebagai sistem pembelajaran terintegrasi
untuk memperkuat pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN).
Langkah tersebut ditandai dengan Sosialisasi Pengembangan Kompetensi
Terintegrasi dan ASN Corporate University (Corpu) bekerja sama dengan
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) di Aula Josrizal
Zain, Balai Kota Payakumbuh, Kamis (9/7/2026).
Wali Kota
Payakumbuh Zulmaeta melalui Sekretaris Daerah Rida Ananda mengatakan
peningkatan kualitas aparatur menjadi salah satu kunci keberhasilan
penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di tengah tantangan
birokrasi yang terus berkembang.
Menurutnya, pengembangan
kompetensi ASN harus menjadi investasi jangka panjang agar aparatur
tidak hanya mampu menjalankan tugas saat ini, tetapi juga siap
menghadapi tantangan masa depan melalui proses pembelajaran yang
berkelanjutan.
"Pengembangan kompetensi ASN harus menjadi
investasi jangka panjang bagi organisasi. ASN tidak hanya dituntut mampu
menjalankan tugas hari ini, tetapi juga harus siap menghadapi tantangan
masa depan melalui proses pembelajaran yang berkelanjutan," ujar Rida.
Rida
menjelaskan Pemerintah Kota Payakumbuh saat ini memiliki sekitar 4.180
ASN yang terdiri atas tenaga teknis, guru, tenaga kesehatan, dan PPPK.
Jumlah tersebut membutuhkan sistem pengembangan kompetensi yang
terencana, berkelanjutan, serta selaras dengan kebutuhan organisasi.
Ia
mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, di antaranya belum
optimalnya pengembangan karier, pelatihan yang terstruktur, serta
pengembangan sumber daya manusia ASN. Kondisi tersebut menjadi alasan
penting diterapkannya ASN Corporate University agar pengembangan
kompetensi berlangsung lebih terarah, terintegrasi, dan mendukung
kebutuhan organisasi.
"Melalui Corpu, kami ingin membangun proses
pembelajaran ASN yang terintegrasi dengan pekerjaan, saling terhubung
dalam manajemen ASN, dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan
birokrasi yang profesional," katanya.
Sebagai bentuk keseriusan,
Pemerintah Kota Payakumbuh telah membentuk struktur Corpu yang terdiri
atas Dewan Pengarah dan Tim Pelaksana.
"Setelah sosialisasi ini,
kami akan melanjutkan penyusunan berbagai perangkat pendukung, mulai
dari pembentukan kelompok keahlian, pengembangan Knowledge Management
System (KMS), hingga Learning Management System (LMS) yang dapat diakses
ASN," tambahnya.
Rida berharap LAN RI dapat memberikan
pendampingan dan asistensi pada setiap tahapan implementasi sehingga ASN
Corporate University mampu mendukung terwujudnya birokrasi yang
profesional, berintegritas, adaptif, dan berorientasi pada hasil
pembangunan.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan
Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Payakumbuh, Dafrul Pasi,
mengatakan sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut Undang-Undang
Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara yang mengamanatkan
pengembangan kompetensi ASN melalui pembelajaran yang berlangsung secara
berkelanjutan.
Menurutnya, konsep Corporate University
menempatkan organisasi sebagai pusat pembelajaran sehingga seluruh
proses pengembangan kompetensi, mulai dari perencanaan, pelaksanaan,
hingga evaluasi, diarahkan untuk mendukung pencapaian visi, misi, tujuan
organisasi, dan pembangunan daerah.
Pada sesi pemaparan materi,
Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran ASN LAN RI, Erna Irawati,
menjelaskan arah kebijakan pengembangan kompetensi ASN melalui Corporate
University, mulai dari konsep, tujuan, hingga implementasinya di
instansi pemerintah daerah.
Ia menegaskan bahwa learning
organization merupakan budaya belajar yang harus dibangun dalam setiap
organisasi, sedangkan Corporate University menjadi sistem yang
memastikan budaya belajar tersebut tumbuh secara berkelanjutan dan
selaras dengan kebutuhan organisasi.
Menurutnya, belajar bukan
lagi sekadar aktivitas pengembangan diri, melainkan strategi organisasi
untuk meningkatkan kinerja. Karena itu, setiap ASN memiliki kewajiban
untuk terus mengembangkan kompetensi, sementara organisasi wajib
menyediakan ekosistem pembelajaran yang mendukung peningkatan kapasitas
aparatur.
Selanjutnya, narasumber LAN RI Rizky Fitria memaparkan
struktur ASN Corporate University beserta peran seluruh perangkat daerah
dalam mendukung implementasinya. Menurutnya, keberhasilan Corpu
memerlukan kolaborasi seluruh perangkat daerah agar pengembangan
kompetensi berjalan secara sistematis dan selaras dengan sasaran
organisasi.
Narasumber lainnya dari LAN RI, Amelia Ayang,
menjelaskan kerangka integrasi ASN Corporate University, termasuk
penyusunan Human Capital Development Plan (HCDP) dan Individual
Development Plan (IDP) sebagai instrumen perencanaan pengembangan
kompetensi bagi organisasi maupun setiap ASN.
Kegiatan tersebut
diikuti para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, camat, kepala
bagian, kepala kantor, serta perwakilan ASN dari seluruh perangkat
daerah. ASN lainnya mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom
Meeting.
Melalui penerapan ASN Corporate University, Pemerintah
Kota Payakumbuh berharap pengembangan kompetensi aparatur berlangsung
lebih terarah, berkelanjutan, dan selaras dengan kebutuhan organisasi
sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat tata
kelola pemerintahan, serta mempercepat terwujudnya birokrasi yang
profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil pembangunan. (MC)
