-->
7jV8Go9rTqyfOqOLD0Rj3Gn1IrJt9wpFwJEk2sYv

Payakumbuh Sedang Tidak Baik Baik Saja

Payakumbuh,- Peredaran narkoba di Kota Payakumbuh saat ini terbilang sangat tinggi. Hal ini disampaikan oleh M.Febrian Jufril Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Payakumbuh pada Jumat 22/12/23 di aula kantor BNN Padang karambia Payakumbuh Selatan. 

Saat ini boleh dibilang Kota Payakumbuh sedang tidak baik baik saja. Butuh kerja sama segala lini dalam penanganan peredaran narkoba di Kota Randang ini, Kata kepala BNN Kota Payakumbuh tersebut. Hal ini dipicu dengan tingginya permintaan dari para pemakai di kota ini. Sehingga Kota Payakumbuh menjadi tujuan pasar oleh para bandar narkoba, ungkap M.Febrian Jufril. 

Hal ini kami ketahui setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dalam hal penindakan bagi pelaku penyalahgunaan narkoba di Kota Payakumbuh, Kata M.Febrian Jufril dihadapan awak media Luak Limopuluah saat menggelar konferensi pers akhir tahun BNN di Kota Payakumbuh. 

Untuk tahun 2023 terjadi peningkatan jumlah kasus penyalahgunaan narkoba di Kota Payakumbuh dibanding tahun 2022 lalu. 

Puluhan kasus berhasil diungkap pihak Polres Payakumbuh sampai akhir November lalu. Juga kita dari BNN berhasil ungkap 6 Laporan Kasus Narkoba (LKN), imbuh Febrian. 

“Dari enam kasus tindak pidana peredaran gelap narkotika barang bukti yang diamankan antara lain ganja sebanyak 396.24 gram, sabu-sabu sebanyak 133,67 gram, dan ekstasi 1,38 gram” kata kepala BNN Kota Payakumbuh ini. 

Hadir dalam kesempatan itu, Sub Koordinator P2M Indra Yulita, Sub Koordinator Rehabilitasi Gerri Wilyando, Sub Koordinator Pemberantasan Refki Saputra dan Penyuluh Narkoba Ahli Muda Deni Ashar.

M. Febrian mengatakan jumlah tersangka yang diamankan dari enam kasus tersebut berjumlah 10 orang dari wilayah kerjanya, yakni Kota Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam.

“Kasus yang menonjol itu pada Oktober 2023, BNN Kota Payakumbuh bersama BNN Provinsi Sumbar berhasil mengungkap serangkaian peredaran gelap narkoba jenis Sabu-sabu dari provinsi Riau ke Sumbar lokasi penangkapan di Payakumbuh dan Limapuluh Kota,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, jumlah Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan, khususnya Sabu naik dibandingkan tahun sebelumnya

” Tahun lalu jumlah Barang Bukti (BB) pengungkapan Narkoba tahun ini naik dibandingkan tahun sebelumnya, Khusus Sabu yang tahun lalu cuma 50 gram, untuk tahun ini naik jadi 133.67 Gram,” tambah Febrian Jufril.

Related Posts

Related Posts

Posting Komentar