Jembatan Batang Nenan Akhirnya Terwujud, Warga Kini Punya Akses Baru yang Lebih Aman
Limapuluh Kota.SalingkaLuak.com— Harapan masyarakat Jorong Nenan, Kecamatan Bukit Barisan, Kabupaten Lima Puluh Kota, untuk mendapatkan akses penghubung yang lebih layak akhirnya terwujud. Jembatan Batang Nenan yang baru dibangun kini menjadi fasilitas penting bagi warga dalam menunjang aktivitas sehari-hari.
Keberadaan jembatan tersebut dinilai membawa perubahan bagi mobilitas masyarakat. Tidak hanya memudahkan warga bepergian, akses ini juga mendukung aktivitas ekonomi, terutama bagi masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian.
Pembangunan Jembatan Batang Nenan dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lima Puluh Kota melalui CV Capmaira. Proyek tersebut menggunakan anggaran APBD melalui Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026, dengan nilai kontrak sekitar Rp349,6 juta dan masa pelaksanaan selama 75 hari kalender.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lima Puluh Kota, Orlanda, ST, mengatakan pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan akses yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Menurut Orlanda, jembatan memiliki fungsi strategis karena menjadi salah satu jalur yang digunakan warga untuk menjalankan berbagai kegiatan, termasuk membawa hasil pertanian dari lokasi produksi menuju kawasan permukiman maupun tempat pemasaran.
Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak hanya memanfaatkan fasilitas tersebut, tetapi turut memiliki kepedulian dalam menjaganya.
“Jembatan ini dibangun untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, kami berharap keberadaannya dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Orlanda.
Ia mengingatkan warga agar tidak memberikan beban berlebihan terhadap konstruksi serta menghindari berbagai aktivitas yang berpotensi menyebabkan kerusakan.
Orlanda menegaskan, keberlanjutan sebuah pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah. Peran masyarakat sebagai pengguna juga sangat menentukan agar fasilitas umum dapat bertahan dan terus memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Kalau kita sama-sama menjaga, tentu umur manfaat jembatan ini akan lebih panjang dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam waktu yang lama,” katanya.
Bagi warga Jorong Nenan, hadirnya akses baru tersebut bukan sekadar penghubung antara dua sisi Batang Nenan. Jembatan ini menjadi bagian dari kebutuhan sehari-hari, mulai dari perjalanan warga, akses pendidikan, kegiatan sosial hingga mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian.
Pemerintah daerah berharap masyarakat dapat menjadikan fasilitas tersebut sebagai aset bersama yang dirawat dengan penuh tanggung jawab. Dengan begitu, pembangunan yang telah menggunakan anggaran daerah tersebut tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi kehidupan masyarakat.
“Pemerintah membangun, masyarakat ikut menjaga. Dengan begitu, manfaatnya bisa dirasakan bersama,” pungkas Orlanda.(Harika)
