Jalan Baru Buluh Kasok Segera Terhubung, TMMD ke-129 Dorong Akses Ekonomi Warga
Limapuluh Kota,Salingkaluak.com, – Harapan masyarakat Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, terhadap akses transportasi yang lebih mudah semakin dekat terwujud. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026, pembangunan badan jalan sepanjang 2,7 kilometer kini telah mencapai 88 persen.
Pekerjaan yang dilaksanakan Satgas TMMD Kodim 0306/50 Kota tersebut menjadi salah satu sasaran fisik utama. Dengan lebar badan jalan mencapai tujuh meter, akses baru ini diproyeksikan mampu membuka konektivitas masyarakat sekaligus memperlancar mobilitas warga dan aktivitas perekonomian di kawasan Buluh Kasok.
Hingga Jumat (7/8/2026), sejumlah pekerjaan pendukung bahkan telah rampung. Penurunan elevasi jalan sepanjang 400 meter, pemasangan lima titik gorong-gorong, serta pemasangan batu sepanjang 100 meter telah mencapai 100 persen.
Sementara pengerasan badan jalan menggunakan material sertu sepanjang 2.550 meter saat ini memasuki tahap awal dengan capaian 10 persen.
Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota Letkol Inf Adi Novriadi Nata bersama personel terus mendorong percepatan pekerjaan dengan tetap memperhatikan kondisi medan dan cuaca.
Sebanyak 110 personel TNI, lima personel Polri dan enam masyarakat terlibat dalam pengerjaan sasaran fisik di lapangan.
Dari Jalan hingga Rumah Warga
TMMD ke-129 tidak hanya menghadirkan akses baru bagi masyarakat. Perhatian juga diarahkan kepada kebutuhan dasar warga melalui pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH).
Dari tujuh unit RTLH yang menjadi sasaran, pengerjaannya telah mencapai 92 persen. Jika rampung, rumah-rumah tersebut diharapkan memberikan tempat tinggal yang lebih aman dan layak bagi masyarakat penerima manfaat.
Di lokasi yang sama, pembangunan Tugu TMMD juga terus berjalan dan telah mencapai 65 persen.
Sementara sejumlah program pendukung telah diselesaikan. Program ketahanan pangan di lahan seluas satu hektare telah mencapai 100 persen. Begitu pula pembagian makanan bagi penderita stunting, penanaman pohon, pembersihan lingkungan, pembagian sembako, pelayanan kesehatan gratis, bazar murah serta kegiatan donor darah.
Program TNI Manunggal Air Bersih juga terus dikerjakan dan kini mencapai 80 persen.
Bangun Infrastruktur, Perkuat Masyarakat
Dimensi pembangunan TMMD ke-129 juga diperkuat melalui berbagai kegiatan nonfisik. Satgas bersama sejumlah instansi memberikan penyuluhan mengenai kesehatan lingkungan, wawasan kebangsaan dan bela negara, kamtibmas, ketahanan pangan, keagamaan, kependudukan, bahaya narkoba, kebencanaan, pertanian hingga perikanan.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Dinas Kesehatan, Kesbangpol, Kodim, BKKBN, Polres, Damkar, BPBD/BNPB, Kementerian Agama, BNN, Satpol PP, Dinas Perikanan, Dinas Pertanian, Ajenrem 032/Wbr, Kumrem 032/Wbr hingga Politeknik Pertanian.
Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa TMMD tidak hanya diarahkan untuk membangun sarana fisik, tetapi juga meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan di lingkungan mereka.
Memasuki fase akhir pelaksanaan, perhatian Satgas kini tertuju pada penyelesaian sejumlah sasaran yang masih berjalan.
Badan jalan yang sudah mencapai 88 persen menjadi penanda bahwa akses baru masyarakat Buluh Kasok semakin dekat untuk digunakan. Namun, pekerjaan belum berhenti pada capaian angka.
Setiap bagian pembangunan tetap harus dipastikan selesai dengan baik agar manfaatnya dapat bertahan dalam jangka panjang.
TMMD ke-129 pada akhirnya diharapkan tidak hanya meninggalkan jalan baru dan bangunan yang lebih layak, tetapi juga membuka peluang mobilitas, memperkuat perekonomian, meningkatkan kualitas lingkungan dan mempererat gotong royong antara TNI, Polri dan masyarakat.(Harika)
